Rabu, 03 Agustus 2016

PENGERTIAN MACAM-MACAM THEORY



1.      Social Exchange Theory
Teori social exchange adalah sebuah teori yang mengemukakan bahwa kontribusi seseorang dalam suatu hubungan, di mana hubungan tersebut dapat mempengaruhi kontribusi orang lain. Tokoh dari teori ini adalah Thibault dan Kelley. Mereka mengemukakan bahwa orang mengevaluasi hubungannya dengan orang lain dengan mempertimbangkan konsekuensinya, khususnya terhadap ganjaran yang diperoleh dan upaya yang telah dilakukan, orang akan memutuskan untuk tetap tinggal dalam hubungan tersebut atau pergi meninggalkannya. Di dalam teori ini terdapat istilah Comparison Levels yaitu, ukuran bagi keseimbangan pertukaran antara untung dan rugi dalam hubungan dengan orang lain. Teori ini sama halnya dengan transaksi dalam berdagang, di mana ada untung dan rugi.

2.      Cultivation Theory (Teori Kultivasi),
adalah sebuah teori dalam konteks keterkaitan media massa dengan penanaman terhadap suatu nilai yang akan berpengaruh pada sikap dan perilaku khalayak. Teori ini, digagas oleh seorang Pakar komunikasi dari Annenberg School of Communication, Profesor George Gerbner.

3.      Theory Difusi Inovasi 
Teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan . Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 melalui bukunya yang berjudul Diffusion of Innovations.

4.      Teori Penetrasi Sosial
Dipopulerkan oleh Irwin Altman & Dalmas Taylor. Teoripenetrasi sosial secara umum membahas tentang bagaimana proses komunikasi interpersonal.

5.      Speech act theory 
suatu teori yeng menyatakan bahwa suatu tindakan atau action yang mengiringi komunkasi verbal mempunyai pesan tersendiri. Sehingga komunikasi tidak hanya dengan bahasa saja, tetapi dengan tindakan juga.

6.      Groupthink
Groupthink menurut Irving Janis (1972) adalah, “Istilah untuk keadaan ketika sebuah kelompok membuat keputusan yang tidak masuk akal untuk menolak anggapan/ opini publik yang sudah nyata buktinya, dan memiliki nilai moral”. Keputusan kelompok ini datang dari beberapa individu berpengaruh dalam kelompok yang irrasional, tetapi berhasil mempengaruhi kelompok menjadi keputusan kelompok. Groupthink mempengaruhi kelompok dengan melakukan aksi-aksi yang tidak masuk akal dan tidak mempedulikan pendapat-pendapat yang bertentangan diluar kelompok. Kelompok yang terkena sindrom groupthink biasanya adalah kelompok yang anggota-anggotanya memiliki background yang sama, terasing (tidak menyatu, terisolir) dari pendapat-pendapat luar, dan tidak ada aturan yang jelas tentang proses pengambilan keputusan. 

7.      Definisi Dari Attribution Theory
Merupakan istilah asing dalam Biologi. Definisi menurut kamus ekabahasa resmi Bahasa Indonesia definisi dari attribution theory adalah sebagai berikut. Definisi attribution theory Menurut Istilah Biologi teori atribusi Itulah definisi dari attribution theory, untuk mencari istilah dan definisi yang lain dapat menggunakan kotak penelusuran.

8.      Teori Sikap (Standpoint Theory-ST)
memberikan kerangka untuk memahami sistem kekuasaan. Teori kerangka ini dibangun atas dasar pengetahuan yang dihasilkan dari kehidupan sehari-hari orang-orang yang mengakui bahwa individu-individu adalah konsumen aktif dari realitas mereka sendiri dan bahwa perspektif individu-individu itu sendiri merupakan sumber informasi yang paling penting mengenal pengalaman mereka (Riger,1992). Teori ini mengklaim bahwa pengalaman, pengetahuan, dan perilaku komunikasi orang dibentuk sebagian besarnya oleh kelompok sosial dimana mereka tergabung.

9.      Teori Pelanggaran Harapan (Expectancy Violations Theory -EVT)
Menyatakan bahwa seseorang memiliki harapan mengenai perilaku nonverbal orang lain.Harapan yang dimaksud lebih mengarah kepada sebuah dugaan atau prediksi antar pelaku komunikasi.

10.  Teori Kebungkaman (Inggris: Muted Group Theory)
Fokus pada cara komunikasi kelompok dominan dalam menekan atau membungkam kata, ide dan wacana dari kelompok marjinal. Teori ini memandang bahwa bahasa dalam budaya tertentu tidak memungkinkan bagi semua orang untuk berbicara dengan setara.

11.  Computer Mediated Communication (CMC)
Adalah istilah yang digunakan untuk melakukan komunikasi antar dua orang atau lebih yang dapat saling berinteraksi melalui komputer yang berbeda. Hal yang dimaksud di sini bukanlah bagaimana dua mesin atau lebih dapat saling berinteraksi, namun bagaimana dua orang atau lebih dapat berkomunikasi satu dengan lainnya dengan menggunakan alat bantu komputer melalui program aplikasi yangada pada komputer tersebut. Dengan ini dapat diketahui, bahwa yang diperlukan partisipan CMC dalam menjalankan komunikasi dengan komunikannya harus melibatkan dua komponen, yaitu komputer dan jaringan internet. Sebenarnya, bukan hanya komputer dan jaringan internet saja, namun dalam komputer  tersebut harus terdapat program atau aplikasi tertentu yang memungkinkan komunikator untuk berinteraksi dengan komunikannya. Sebut saja Instant Messenger, pada era globalisasi ini, Instant Messenger sudah semakin mendunia. Seperti yang sedang marak saat ini, Yahoo Messenger, MSN Messenger, Google Talk Messenger, ICQ, dan lain sebagainya. Hal ini membuat CMC semakin mempunyai pengaruh besar dalam membentuk komunikasi yang efektif di dunia internet. Fenomena-fenomena lain di dalam CMC juga terjadi setelah terdapat teknologi 3G, Mobile Phone, Smart Phone, Personal Digital Assistant, dll.

Seringkali digunakan dalam berbagai penelitian (research) tentang perilaku. Biasanya TPB digunakan sebagai variabel intervening untuk menjelaskan intention (niat) seseorang yang kemudian menjelaskan perilaku orang tersebut. Artikel ini akan membahas TPB tersebut, dengan harapan bisa membantu mahasiswa atau peneliti yang akan menggunakan TPB sebagai variabel dalam penelitiannya.
Theory of Planned Behavior (TPB) merupakan perluasan dari Theory of Reasoned Action (TRA). Dalam TRA dijelaskan bahwa niat seseorang terhadap perilaku dibentuk oleh dua faktor utama yaitu attitude toward the behavior dan subjective norms (Fishbein dan Ajzen, 1975), sedangkan dalam TPB ditambahkan satu faktor lagi yaitu perceived behavioral control (Ajzen, 1991).
TPB sangat sesuai digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku di dalam kewirausahaan. Sebagaimana dikatakan oleh Ajzen (1991) bahwa TPB is suitable to explain any behavior which requires planning, such as entrepreneurship (TPB cocok untuk menjelaskan perilaku apa pun yang memerlukan perencanaan, seperti kewirausahaan).

13.  Media Richness Theory
Didasarkan pada teori ketidaktentuan dan teori pengolahan informasi. Media Richness Theory pertama kali dibuat adalah oleh Daft & Lengel ( 1984).
Media Richness Theory, yang paling awal dan paling mewakili contoh teori kapasitas media, menekankan bahwa pertemuan antar kerancuan tugas dan kesempurnaan suatu saluran komunikasi adalah kunci untuk para manajer untuk mencapai efektifitas komunikasi.
Media komunikasi di (dalam) organisasi bertukar-tukar dari satu jenis ke jenis lainnya dalam kaitan dengan daya-dukung informasi mereka, dengan kekayaan media dapat mempunyai suatu derajat yang tinggi mengenai daya-dukung informasi dan bersandar media adalah suatu derajat yang bertingkat rendah.
Media Richness Theory menyatakan bahwa ketika kerancuan tugas adalah tinggi, berbagai penafsiran dan solusi adalah mungkin, dan dengan begitu suatu medium dengan suatu derajat tinggi daya dukung informasi adalah yang penting bagi tugas untuk ditangani secara efektif. Bagaimanapun, ketika kerancuan tugas adalah rendah, suatu yang bersandar menengah adalah cukup sebab tugas adalah dapat diramalkan dan sederhana.

14.  Two Step Flow Of Comunnication
Berasal dari paul felix lazarsfeld, bernard berelson dan hazelguadet yang berdasarkan pada penelitian menyatakan bahwa ide-ide seringkali datang dari radio dan surat kabar yang ditangkap oleh pemimpin pendapat (opinion leader) dan dari mereka ini berlalu menuju audiens atau pendengar. Hal iini pertama kali diperkenalkan oleh lazarsfeld pada tahun 1944.kemudian dikembangkan oleh elihu katz di tahun 1955.

15.  Dependency Theory
Teori tentang komunikasi massa yang menyatakan bahwa semakin seseorang tergantung pada suatu media untuk memenuhi kebutuhannya, maka media tersebut menjadi semakin penting untuk orang itu [1]. Teori ini diperkenalkan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur. Mereka memperkenalkan model yang menunjukan hubungan integral tak terpisahkan antara pemirsa, media dan sistem sosial yang besar.

16.  EMOTION DAN COMMUNICATION THEORY
Emosi adalah reaksi yang kompleks yang mengandung aktivitas dengan derajat yang tinggi dan adanya perubahan dalam kejasmanian serta berkaitan dengan perasaan yang kuat dan sering terjadi perubahan prilaku

17.  Coordinated Management of Meaning
Teori Coordinated Management of Meaning (CMM), atau bila kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah Teori Manajemen Makna Terkoodinasi, dikembang-kan oleh W. Barnett Pearce dan Vernon Cronen (1980). Menurut Pearce dan Cronen, orang-orang berkomunikasi berdasarkan aturan. Aturan tersebut tidak hanya membantu kita dalam berkomunikasi, tetapi juga dalam menginterpretasikan apa yang dikomunika-sikan orang lain pada kita. Karena itu mereka berdua mencetuskan teori CMM (Coordinated Management of Meaning) yang dengan teori ini dapat membantu menjelaskan bagaimana individu saling menciptakan makna dalam sebuah percakapan.

18.  Teori Manajemen Privasi Komunikasi (Communication Privacy Management – CPM) dikembangkan oleh Sandra Petronio (2002). Ia menyatakan bahwa CPM adalah teori praktis yang didesain untuk menjelaskan isu-isu “keseharian” seperti yang digambarkan dalam kegiatan kita sehari-hari

19.  Teori dialektika relasional adalah sebuah konsep dalamteori komunikasi. Konsep ini bisa ditafsirkan sebagai "simpul kontradiksi dalam hubungan pribadi atau interaksi terus-menerus antara kebalikan atau kecenderungan untuk menentang.

20.  Dramaturgi adalah teori yang mengemukakan bahwa teater dan drama mempunyai makna yang sama dengan interaksi sosial dalam kehidupan manusia. Dramaturgidicetuskan oleh Erving Goffman pada tahun 1959 yang termuat dalam karyanya berjudul "Presentation of Self in Everyday Life".

21.  General simentics
Teorin yang menguraikan kesalahan dalam penggunaan bahasa, peletak dasar teori ini adalahalfred korzybski, seperti yang telah di kemukankan diatas.Menurut kamus linguistik oleh harimurti kridalaksana, semarak umum (general semantics) adalah ajaran makna dalam komunikasi bahasa yang menolak ajaran aristoteles bahwa kata hanya mempunyai satu makna lemsikal.
 
22.  Media Richness Theory menyatakan bahwa ketika keracunan tugas adalah tinggi, berbagai penafsiram dam solusi adalah mungkin, dan dengan begitu suatu medium dengan suatu derajat tinggi daya dukung informasi adalah penting bagi tugas untuk di tangani secara efektif bagaimanapun, ketika keracunan tugas adalaha rendah, suatu yang berstandar menengah adalah cukup sebab tugas adalah tidak dapat di ramalkan dengan sederhana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar