Jumat, 22 Juli 2016

Model Komunikasi menurut: Wilbur Schramm

Model Komunikasi menurut: Wilbur Schramm


Wilbur Schramm membuat serangkai model komunikasidimulai dengan model komunikasi manusiayang sederhana (1954), lalu model yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman duaindividu yang mencoba berkomunikasihingga ke model komunikasi, yang dianggap interaksidua individu. Model pertama mirip dengan model Shannon dan Weaver. Dalam modelnya yangkedua Schramm memperkenalkan gagasan bahwa kesamaan dalam bidang pengalamansumber dan sasaran-lah yang sebenarnya dikomunikasikankarena bagian sinyal itulah yangdianut sama oleh sumber dan sasaran. Model ketiga Schramm menganggap komunikasisebagai interaksi dengan kedua pihak yang menafsirkanmenyandi-balikmentransmisikandanmenerima sinyal. Di sini kita melihat umpan balik dan lingkaran yang berkelanjutan untukbebagi informasi.

Menurut Wilbur Schramm, komunikasi senantiasa membutuhkan 3 unsur:

Sumber (source)
  Seorang individu (berbicara, menulis, menggambar, memberi isyarat) atau organisasi seperti(surat kabar, penerbit, stasiun televisi, atau studio film)
Pesan (message)
  Dapat berbentuk tinta pada kertas, gelombang suara di udara, impuls dalam arus listrik,lambaian tangan, bendera di udara, atau setiap tanda yang dapat ditafsirkan.
Sasaran (destination)

 Seorang individu yang mendengarkan, menonton atau membaca; atau anggota suatukelompok, seperti diskusi, khalayak pendengar ceramah, kumpulanpenontonsepakbola, atau anggota khalayak media masaa.







  Schramm berpendapatmeskipun dalam komunikasi lewat radio atau telepon enkoder dapat berupamikrofon dan dekoder adalah earphone, dalam komunikasi manusiasumber danenkoderadalah satu orangsedangkan dekoder dan sasaran adalah seorang lainnyadansinyalnya adalah bahasaUntuk menuntaskan suatu tindakan komunikasi (communication act),suatu pesan harus disandi-balik.
  Sumber dapat menyandi dan sasaran dapat menyandi-balik pesanberdasarkan pengalaman yangdimilikinya masing-masingBila kedua lingkaran memiliki wilayah bersama yang besarmakakomunikasi mudah dilakukanSemakin besar wilayah tersebutsemakin miriplah bidangpengalaman (field of experience) yang dimiliki kedua pihak yang berkomunikasi.
  Bila kedua lingkaran itu tidak bertemu-artinya bila tidak ada pengalaman bersama-maka komunikasitidak mungkin berlangsungBila wilayah yang berimpit itu kecil-artinya bila pengalamansumber dan pengalaman sasaran sangat jauh berbeda-maka sangat sulit untuk menyampaikanmakna dari seseorang kepada orang lainnya.
  Makabila kita tidak pernah belajar bahasa Rusiakita tidak dapat menyandi ataupun menyandi-balikdalam bahasa tersebutSeorang anggota suatu suku Afrika yang tidak pernah melihat sebuahpesawat terbangia hanya dapat menafsirkan pesawat yang terbang di atasnya berdasarkanpengalaman apapun yang ia milikiPesawat itu mungkin dianggapnya seekor burung
 Menurut Schramm, seperti ditunjukan model kegiatannya,jelas bahwa setiap orang dalam proseskomunikasi adalah sekaligus sebagai enkoder dan dekoder. Kita secara konstan menyandi –balik tanda-tanda dari lingkungan kita,menafsirkan tanda-tanda tersebutmenyandi sesuatusebagai hasilnyaTegasnya,anda menerima dan juga menyampaikan pesanMakna yang andahasilkan dari penyandian – balik (penafsiran) yang anda lakukan akan membuat andamenyandiMisalnya begitu anda mendengar teriakan “Api”, anda mungkin akan segeraberteriak “tolong!” apa yang akan anda sandi bergantung pada pilihan anda atas berbagairespons yang tersedia dalam situasi tersebut dan berhubungan dengan makna tadi.
Proses kembali dalam model diatas dsebut umpan balik (feedback), yang memainkan peran sangatpenting dalam komunikasikarena hal itu memberitahu kita bagaimana pesan kitaditafsirkan,baik dalam bentuk kata-kata sebagai jawabananggukan kepala,gelengankepala,kening berkerut,menguap,wajah yang melengosdan sebagainyaBegitu juga suratpembaca kepada redaksi sebagai protes atas editorial yang ditulis surat kabar tersebut,ataupun tepuk tangan khalayak yang mendengarkan ceramahNamun menurut Schramm,umpan balik juga dapat berasal dari pesan kita sendirimisalnya kesalahan ucapan ataukesalahan tulisan yang kemudian kita perbaiki.

Kamis, 21 Juli 2016

PENGERTIAN GRAND THEORY, A MID-RANGE THEORY, NARROW THEORY



PENGERTIAN GRAND THEORY, A MID-RANGE THEORY, NARROW THEORY



Ø  Grand Theory
                        Grand teori adalah pemaknaan perilaku dengan cara yang benar secara universal. Grand teori memikiki kemampuan untuk menyatukan semua pengetahunan yang kita miliki mengenai komunikasi menjadi sebuah kerangka teori.
´  Contoh: Marxism
´  Grand theory komunikasi sebagaian besar tidak ada yang eksis, misalnya dalam komunitas, pasti komunitas tersebut berbeda dengan komunitas lainnya.

Ø  A mid-range Theory
                        A mid-range teori menjelaskan perilaku sebuah kelompok orang        dibandingkan dengan semua orang atau mencoba menjelaskan perilaku semua orang dalam sebuah waktu atau konteks tertentu.
´  Banyak teori komunikasi yang masuk dalam kategori ini.
– Uncartainly reduction: Bagaimana orang berhadapan dengan orang asing.
            – Face negotiation theory: Bagaimana orang berbeda budaya mencoba mengelola konflik.
            – Group theory: Bagaimana orang-orang dalam kelompok menyetujui sebuah keputusan.


Ø  NarrowTheory

Narrow teori menitikberatkan pada orang-orang tertentu pada waktu tertentu.
Mis :aturan-aturan komunikasi dalam sebuah konflik umum.
Ada beberapa konflik misalnya dalam sebuah stand point theory harapan bahwa koreksi tentang sebab perempuan harus dimodifikasi dengan menghubungkan pada tingkatan dan ras.